Minggu, 24 Mei 2015

TTV

Nilai Normal Tanda-Tanda Vital



               Nilai Normal TTV
Nadi
Bayi                : 120-130 x/mnt
Anak              : 80-90 x/mnt
Dewasa          : 70-80 x/mnt
Lansia            : 60-70 x/mnt

Catatan :
Takikardia (Nadi di atas normal)     : Lebih dari 100 x/mnt
Bradikardia (Nadi dibawah normal) : Kurang dari 60x/mnt


Tekanan Darah

Bayi                            : 70-90/50 mmHg
Anak                          : 80-100/60 mmHg
Remaja                      : 90-110/66 mmHg
Dewasa muda            : 110-125/60-70 mmHg
Dewasa tua                : 130-150/80-90 mmHg

Catatan :
Hipotensi                      : Kurang dari 90/60 mmHg
Normal                         : 90-120/60-80 mmHg
Pre Hipertensi               : 120-140/80-90 mmHg
Hipertensi Stadium 1     : 140-160/90-100 mmHg
Hipertensi Stadium 2     : Lebih dari 160/100 mmHg

Suhu Tubuh

Normal                    : 36,6oC - 37,2 oC
Sub Febris               : 37 oC - 38 oC
Febris                      : 38 oC - 40 oC
Hiperpireksis          : 40 oC - 42 oC
Hipotermi                : Kurang dari 36 oC
Hipertermi              :  Lebih dari 40 oC

Catatan :
Oral       : 0,2 oC – 0,5 oC lebih rendah dari suhu rektal
Axilla      : 0,5 oC lebih rendah dari suhu oral

Pernapasan / Respirasi

Bayi                : 30-40 x/mnt
Anak              : 20-30 x/mnt
Dewasa          : 16-20 x/mnt
Lansia            : 14-16 x/mnt

Catatan :
Dispnea               : Pernapasan yang sulit
Tadipnea             : Pernapasan lebih dari normal ( lebih dari 20 x/menit)
Bradipnea           : Pernapasan kurang dari normal ( kurang dari 20 x/menit)
Apnea                 : Pernapasan terhenti
Ipnea                   : Pernapasan normal

manfaat asi eksklusif

AsI merupakan sumber nutrisi pada bayi. Komposisi yang terkandung di dalam ASI menunjang tumbuh kembang bayi apalagi terdapat kandungan antibodi alami yang dapat membantu dalam mencegah infeksi dan gangguan kesehatan pada bayi.
Bahkan ASI lebih dikenal luas sebagai nutrisi yang lengkap yang dapat memberikan dukungan untuk pertumbuhan, kesehatan, imunitas dan perkembangan bayi sehingga dengan demikian pemberian ASI pada bayi sangat penting untuk diberikan.
Pemberian ASI pada bayi minimal dengan memberikan ASI ekslusif, yaitu memberikan ASI tanpa makanan lainnya selama enam bulan pertama. Sudahkah anda memberikan ASI ekslusif pada bayi anda? Kenali lebih dalam manfaat pemberian ASI untuk bayi dan dapatkan keuntungan untuk ibu yang memberikan ASI. Yuk, kenali lebih dalam pemberian ASI pada bayi.

Pengertian ASI EKslusif

Anda sering mendengar ibu diwajibkan untuk memberikan ASI Ekslusif. ASI Ekslusif merupakan pemberian ASI tanpa memberikan makanan lain pada bayi yang berusia 0-6 bulan. Dengan demikian bayi tidak diberikan tambahan cairan seperti susu formula, air putih, air teh, madu atau makanan padat sebelum usia enam bulan.
Pemberian ASI ekslusif dianjurkan hingga usia bayi 4 bulan akan tetapi lebih baik diberikan hingga usia bayi 6 bulan. Selanjutnya pemberian ASI ekslusif dapat diberikan dengan pendamping makanan, pemberian ASI sendiri dapat hingga usia bayi anda berusia 2 tahun.
ASI ekslusif adalah intervensi yang efektik untuk mencegah kematian anak sedangkan menurut survei yang ditemukan kesadaran akan pemberian ASI semakin berkurang. Bahkan masyarakat masih khawatir apabila yang diberikan pada bayi tidak mengenyangkan sehingga pemberian ASI ditambah dengan susu formula ataupun air putih bahkan pemberian makanan pendamping ASI sebelum 6 bulan. Jelas saja ini merupakan kesalahan karena pemberian ASI ekslusif tidak seperti itu.
Pemberian ASI ekslusif didukung oleh UNICEF untuk meningkatkan kesadaran ibu menyusui. Kebutuhan nutrisi yang terkandung di dalam ASI sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Dukungan dari pemerintah untuk melarang promosi pengganti ASI di fasilitas kesehatan akan membantu dalam pemberian ASI ekslusif. Begitu pula pada ibu menyusui yang memiliki tanggung jawab sebagaiwanita karir. Anda dapat menggunakan waktu senggang untuk memompa ASI dan tetap memberikan ASI ekslusif pada bayi.

Kenali Jenis ASI Untuk Mendukung Pemberian ASI EKSlusif

Ibu tidak perlu khawatir ASI yang diberikan kepada bayi tidak membuatnya kenyang sehingga pemberian makanan atau cairan kepada bayi 6 bulan sebaiknya tidak diberikan untuk mendukung pemberian ASI ekslusif. Selain itu ASi memiliki jenis dan manfaat yang berbeda-beda, berikut ini adalah jenis ASI dan manfaatnya untuk bayi :

1. Kolostrum

Merupakan cairan yang memiliki warna kekuning-kuningan umunya pada hari 1-3 setelah kelahiran. Jenis ASI ini dapat memberikan manfaat kepada bayi karena mengandung protein yang dapat berfungsi sebagai antibodi dalam membunuh kuman. Bahkan kolustrum seringkali dikatakan imunisasi pada bayi yang baru lahir karena manfaat antibodi yang baik untuk kesehatan.

2. Susu Transisi

Jenis ASI yang diproduksi setelah kolostrum pada hari ke 4-10 kelahiran bayi. Pada susu transisi terdapat immunoglobin protein dan juga laktosa dengan kosentrasi yang lebih rendah dari pada kolestrum akan tetapi memiliki kandungan lemak dan jumlah kalori yang tinggi. Adapun warna dari ASI yang berjenis susu transisi ini lebih putih dari kolostrum

3. Susu Matur

Sedangkan ASI yang keluar setelah 10 hari dan seterusnya setelah kelahiran disebut dengan susu matur. Warna dari ASI ini adalah berwarna putih kental sehingga komposisi dari ASI yang keluar dari isapan pertamanya adalah lemak dan juga karbohidrat yang lebih banyak dibandingkan dengan isapan terakhir. Inilah alasannya jangan terlalu cepat memindahkan bayi ketika sedang menyusui sebelum hisapan pada bayi habis.

Manfaat ASI ekskusif Pada Bayi

Manfaat memberikan ASI ekslusif kepada bayi adalah untuk mengurangi jenis penyakit ketika tumbuh dewasa. Pada sebuah penelitian ditemukan bahwa anak yang disusui pada saat anak anak dengan ASI ekslusif maka akan mengurangi berbagai jenis penyakit seperti obesitas, hipertensi dan juga diabetes melitus tipe 2.
Begitupula dengan penelitian lainnya yang menghubungkan pemberian ASI ekslusif dengan kemampuan test intelegensia yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang mendapatkan susu formula. Inilah pentingnya untuk ibu memberikan dukungan anak anda untuk mendapatkan ASI ekslusif.
Selain itu manfaat dari ASI ekslusif lainnya adalah sebagai berikut :
  1. ASI memberikan manfaat pada bayi karena mudah dicerna apabila ketika pencernaannya belum begitu sempurna (dibawah usia 6 bulan).
  2. ASI dapat menyempurnakan tumbuh kembang bayi anda.Bahkan ASI dapat membuat bayi sehat dan juga cerdas
  3. ASI dapat menjadi antibodi alami tubuh bayi terutama yang berhubungan dengan penyakit infeksi.
  4. ASI akan selalu ada pada suhu yang tepat sehingga tidak perlu dikhawatirkan akan membuat bayi terlalu panas atau dingin
  5. Bahkan komposisi dan volume ASI akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Anda tidak perlu khawatir akan berkurang sampai 6 bulan
  6. Pada sistem pencernaan bayi sampai dengan 6 bulan. ASI merupakan makanan dan minuman yang tepat unuk bayi tanpa harus diberikan makanan atau cairan tambahan.
  7. Frekuensi bayi menyusu akan terganggu apabila diberikan minuman ataupun makanan selain ASI. Sehingga usahakan tetap memberikan ASI.

Manfaat ASI Ekslusif Untuk Ibu

Memberikan ASi ekslusif pada ibu juga memberikan manfaat. Pasca persalinan ibu mengalami pendarahan akan dibantu dengan pemberian ASI ekslusif selain itu akan mempercepat pengecilan rahim semula. Kondisi ini disebabkan karena pada saat melahirkan dan segera disusukan akan membantu dalam merangsang hisapan bayi dan diteruskan ke hipofisis pars posterior yang akan mengeluarkan hormon progesterone
Manfaat ASI eksklusif akan membantu dalam mengembalikan tubuh ibu setelah hamil. Dengan aktivitas menyusui maka timbunan lemak pada tubuh ibu akan dipergunakan untuk membentuk ASI sehingga berat badan ibu akan kembali stabil
Selanjutnya adalah ikatan batin antara ibu dan anak akan lebih terjaga karena ibu dapat dengan mudah mengekspresikan sayang kepada anaknya. Dengan demikian ikatan batin semakin kuat. Begitupula dengan pemulihan kesehatan ibu yang semakin cepat ketika ibu memberikan ASI ekslusif pada bayi.
Manfaat untuk ibu ketika memberikan ASI eksklusif adalah dapat mengurangi risiko kanker payudara dan juga kanker ovarium. Banyak penelitian yang dilakukan untuk mengamati korelasi antara infertilitas dan tidak menyusui akan meningkatkan risiko kanker baik kanker payudara maupun kanker ovarium.
Dengan demikian penting bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif, yaitu memberikan ASI tanpa makanan dan cairan apapun selama minimal 4 bulan maksimal selama 6 bulan. Tidak perlu khawatir karena volume ASI akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi anda. Yuk, mulai memberikan ASI ekslusif untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.


ciri - ciri bayi sehat

Ciri-ciri bayi sehat

Mungkin kita masih banyak bertanya apa sebenarnya ciri-ciri bayi lahir sehat. Berdasarkan beberapa buku panduan persalinan disebutkan bahwa cirinya adalah sebagai berikut.
  1. Setelah lahir bayi segera menangis, hingga ada istilah ketika bayi lahir menangis semua senang.
  2. Pernafasannya teratur
  3. Banyak bergerak, jadi jangan heran kalo anak baru lahir yang belum dibedong sangat aktif bergerak.
  4. Warna kulit kemerahan, jika kuning itu tanda ada kelaianan
  5. Minimal berat badan baru lahir yang sehat 2,5 Kg.
Selain tanda-tanda bayi sehat tersebut kita juga perlu mengetahui ciri-ciri adanya penyakit, adapun tanda-tandanya sebagai berikut:
  1. Tidak mau minum atau menyusu…
  2. Mulut mencucur.. hal ini terlihat seperti mulut ikan
  3. Anak terlihat kejang-kejang
  4. Nafas terlihat cepat dan sesak
  5. Anak mengalami diare secara terus menerus…
Hal lain yang paling perlu diperhatikan tentang kondisi dan penyakit yang serius dapat menyebabkan kematian pada bayi adalah: Anak yang lahir dengan berat badan rendah atau kurang dari 2,5 KG, terkena tetanus, ditemukan diare, serta adanya infeksi di daerah saluran pernafasan yang akut.

Secara umum bayi sehat akan segera menangis sesudah lahir, bila tangisan tidak terdengar berarti ada kelainan. Adapun manfaat tangisan pertama adalah untuk melonggarkan saluran pernafasan sehingga berjalan dengan baik. Biasanya anak baru lahir yang tidak menangis dokter atau bidan akan melakukan tindakan resusitasi yang berguna untuk merangsang mereka menangis. Caranya adalah dengan menepuk-nepuk kaki bayi baru lahir tersebut sambil diberi stimulus dan juga menghisap lendir di tenggorokan anak.

Itulah beberapa ciri atau tanda-tanda bayi baru lahir yang sehat.Bagaimana apakah itu terjadi pada anak anda, yang terjadi itu yang mana? apakah ciri-ciri sehat atau ciri-ciri adanya kelainan. Jika terjadi kelainan tetaplah tenang dan jangan terlalu panik, serahkan sepenuhnya penanganannya anda pada dokter anak atau bidan, sebab mereka sudah semestinya mengetahui perlakuan dan tindakan yang tepat untuk menolong anak yang baru lahir.

pemijatan bayi

pijatan bayiDalam beberapa tahun mendatang, Anda akan menjalani ikatan dengan bayi Anda dengan mengendarai mobil, berbelanja, dan tidur bersama di tempat tidur pada Minggu pagi. Begitu bayi lahir, salah satu cara terbaik untuk menjalani hubungan adalah pijat bayi secara rutin yang akan membantu dia (dan anda) untuk santai. Lakukan pijatan saat dia tenang, tapi belum terlalu mengantuk. Dan putar musik yang lembut dan sama setiap kali dia akan mengaitkan suara musik dengan relaksasi pemijatan tadi.
Duduklah di lantai dengan kedua telapak kaki menempel dan lutut terbuka lebar agak menekuk (berbentuk berlian), jadi Anda bisa maletakkan bayi di atas sebuah selimut di antara kedua tungkai kaki Anda. Jika dirasa tidak nyaman, letakkan dia di pangkuan Anda. Pastikan dia merasa hangat, dan gunakan minyak murni dan lembut untuk melancarkan gerakan pemijatan Anda. Beberapa tips untuk memulai dari American Message Theraphy Association (mohon dicatat: lakukan pijatan dengan sifat perlahan-lahan dan dengan lembut namun mantap).

Peregangan

Sementara bayi telentang, pegang kedua kaki dan lututnya bersama-sama dan tempelkan lutut sampai perutnya. (Peringatan: Gerakan ini bisa membuat membuang gas). Selain itu, pegang kedua kaki dan lututnya dan putar dengan gerakan melingkar, ke kiri dan ke kanan, untuk melemaskan pinggulnya. Ini juga membuat menyembuhkan sakit perut.

Cara Pijat Kaki Bayi

Pegang kedua kaki bayi dengan satu tangan dan tepuk-tepuk sepanjang tungkainya dengan tangan yang lain. Usap turun naik dari jari-jari kakinya sampai ke pinggul kemudian kembali. Kemudian, pijat telapak kakinya dan tarik setiap jari-jemarinya. Gunakan jempol Anda untuk mengusap bagian bawah kakinya mulai dari tumit sampai ke kaki dan pijat di sekeliling pergelangan kakinya dengan pijatan-pijatan kecil melingkar.

Cara Pijat Perut Bayi

Gunakan ujung jari tangan Anda, buat pijatan-pijatan kecil melingkar. Gunakan pijatan I Love U. Gunakan 2 atau 3 jari, yang membentuk huruf I-L-U dari arah bayi. Bila dari posisi kita membentuk huruf I – L – U terbalik. Berikut tahapan memijat:
  • Urut kiri bayi dari bawah iga ke bawah (huruf I)
  • Urut melintang dari kanan bayi ke kiri bayi, kemudian turun ke bawah (huruf L)
  • Urut dari kanan bawah bayi, naik ke kanan atas bayi, melengkung membentuk U dan turun lagi ke kiri bayi. Semua gerakan berakhir di perut kiri bayi.

Cara Pijat Lengan Bayi

Pegang pergelangan tangan bayi dengan satu tangan dan tepuk-tepuk sepanjang lengannya dengan tangaa yang lain. Pijat turun naik mulai dari ujung sampai ke pangkal lengan, kemudian pijat telapak tangannya dan tekan, lalu tarik setiap jari. Ulangi pada lengan yang lain.

Cara Pijat Punggung Bayi

Telungkupkan bayi di atas lantai atai di atas kedua kaki Anda dan gerak-gerakan kedua tangan Anda naik turun mulai dari atas punggungnya sampai ke pantatnya. Lakukan pijatan dengan membentuk lingkaran kecil di sepanjang tulang punggungnya. Lengkungkan jari-jemari Anda seperti sebuah garu dan garuk punggungnya ke arah bawah.

Cara Pijat di Kepala dan Wajah Bayi

Angkat bagian belakang kepalanya dengan kedua tangan Anda dan usap-usap kulit kepalanya dengan ujung jari Anda. Kemudian, gosok-gosok daun telingannya dan usap-usap alis matanya, kedua kelopak matanya yang tertutup, dan mulai dari puncak tulang hidungnnya menyeberang ke kedua pipinya. Pijat dagunya dengan membuat lingkaran-lingkaran kecil.

gerak refleks pada bayi

Gerakan Refleks pada Bayi

Pada awalnya, sebagian besar gerakan bayi dipicu oleh refleks, gerakan naluriah sebagai tanggapan terhadap rangsangan. Banyak gerakan refleks yang penting bagi kehidupan, seperti refleks pernapasan, proses otomatis mengosongkan kandung kemih, serta refleks usus besar dan rasa lapar untuk meminta makanan.

Gerakan refleks lainnya adalah mengedip dan menutup mata saat melihat cahaya terang dan menarik tubuh saat sakit. Beberapa gerakan refleks pada bayi baru lahir menghilang setelah beberapa bulan.

* Refleks mengisap. Bayi secara otomatis mengisap benda yang diletakkan di mulutnya dan mungkin telah berlatih di dalam rahim dengan mengisap ibu jarinya. Refleks mengisap yang baik penting untuk mendapatkan makanan pada bulan-bulan pertama.

* Refleks berputar. Jika Anda mengusapkan sesuatu di pipi bayi, dia akan memutar kepala ke arah benda itu dan membuka mulutnya. Gerakan ini disebut refleks memutar (rooting reflex) dan membantu bayi menemukan puting susu.

* Refleks menggenggam. Bayi baru lahir menggenggam jari Anda, jika Anda menyentuh telapak tangannya. Genggaman tangan ini sangat kuat hingga dia bisa menopang seluruh berat badan, jika Anda mengangkatnya dengan satu jari tergenggam dalam setiap tangannya. Gerakan refleks ini juga terdapat di telapak kaki yang melengkung saat disentuh. Gerakan refleks ini hilang setelah beberapa bulan. Dia harus belajar menggenggam dengan sengaja.

* Refleks kaget. Jika bayi dikagetkan oleh suara keras atau gerakan mendadak, seluruh tubuhnya bereaksi dengan gerakan kaget atau refleks Moro, yaitu gerakan mengayunkan lengan dan kaki seolah dia akan meraih sesuatu, mendorong kepala ke belakang, membuka mata, dan mungkin menangis.

* Refleks merangkak. Jika Anda menelungkupkan bayi baru lahir, dia membentuk posisi merangkak karena saat di dalam rahim, kakinya tertekuk ke arah tubuhnya.

* Refleks berjalan dan melangkah. Jika Anda menggendong bayi dengan posisi berdiri dan telapak kakinya menyentuh permukaan yang keras, Anda akan melihat refleks berjalan, yaitu gerakan kaki seperti melangkah ke depan. Jika tulang keringnya menyentuh sesuatu, dia mengangkat kakinya seperti akan melangkahi benda tersebut. Refleks berjalan ini akan hilang dan berbeda dengan gerakan berjalan normal yang dia kuasai beberapa bulan berikutnya.(*)

teknik tindakan eliminasi pada bayi

Pengertian
Membantu pasien yang hendak buang air besar atau buang air kecil ( BAB / BAK ) di atas tempat tidur dengan menggunakan pispot.
Pispot adalah alat bantu yang digunakan untuk membantu pasien pada waktu buang air besar dan buang air keci ditempat tidur, karena pasien tidak melakukannya sendiri.
Proses Buang Air Besar (DEFEKASI)
Defekasi adalah proses pengosongan usus yang sering disebut buang air besar. Terdapat dua pusat yang menguasai refleks untuk defekasi yang terletak dimedula dan sumsum tulang belakang. Apabila terjadi rangsangan parasimpatis , sfingter anus bagian dalam akan mengendor dan usus besar menguncup. Reflek defekesi dirangsang untuk buang air besar,kemudian sfingter anus bagian luar yang diawali oleh syaraf parasimpatis setiap waktu menguncup atau mengendor selama defekasi berbagai otot lain membantu proses itu seperti otot dinding perut,diafragma dan otot-otot dasar pelvis.
Secara umum,terdapat 2 macam reflek yang membantu proses defekasi yaitu,pertama,reflekdefekasi interinsik yang mulai dari zat sisa makanan (feses) dalam rektum sehingga terjadi distensi.kemudian flexus mesenterikus merangsang gerakan peristaltik,dan akhirnya feses sampai di anus.lalu pada saat sfingter interna relaksasi,maka terjadilah proses defekasi.kedua, reflek defekasi parasimpatis.adanya feses dalam rektum yang merangsang saraf rektum.ke spinal cord. Dan merangsang ke kolon desenden,kemudian ke sigmoid ,lalu ke rektum dengangerakan peristaltik dan akhirnya terjadi relaksasi sfingter interna,maka terjadilah proses defekasi saat sfingter interna berelaksasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi proses DEFEKASI
1. Usia
Setiap tahap perkembangan atau usia memiliki kemampuan mengontrol proses defekasi yang berbeda.pada bayi belum memiliki kemampuan mengotrol secara penuh dalam buang air besar,sedangkan orang dewasa sudah memiliki kemampuan mengotrol secara penuh,kemudian pada usia lanjut proses pengontrolan tersebut mengalami penurunan.
2. Diet
Diet atau jenis makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi proses defekasi.makanan yang memiliki kandungan serat tinggi dapat membantu proses percepatan defekasi dan jumlah yang di konsumsi pun dapat mempengaruhinya.
3. Asupan Cairan
Pemasukan cairan yang kurang dalam tubuh membuat defekasi menjadi keras oleh karenaproses absorbsi yang kurang sehingga dapat mempengaruhi kesulitan proses defekasi.
4. Aktivitas
Aktivitas dapat mempengaruhi proses defekasi karena melalui aktivitas tonus otot,abdomen,pelvis dan diafragma dapat membantu kelancaran proses defekasi,sehingga proses gerakan peristaltik pada daerah kolon dapat bertambah baik dan memudahkan untuk kelancaran proses defekasi.
5. Pengobatan
Pengobatan juga dapat mempengaruhi proses defekasi seperti penggunaan obat-obatan laksatif atau antasida yang terlalu kering.
6. Gaya hidup
Gaya hidup dapat mempengaruhi proses defekasi.halini dapat dilihat pada seseorang yang memiliki gaya hidup sehat/kebiasaan melakukan buang air besar di tempat yang bersih atautoilet.maka ketika seseorang tersebut buang air besardi tempat yang terbuka atau tempat yang kotor maka ia akan mengalami kesulilan dalam proses defekasi.
7. Penyakit
Beberapa penyakit dapat mempengaruhi proses defekasi.biasanya penyakit-penyakit tersebut berhubungan langsung dengan sistem pencernaan seperti gastroenteristis atau penyakit infeksi lainnya.
8. Nyeri
Adanya nyeri dapat mempengarihi kemampuan/keinginan untuk berdefekasi seperti nyeri pada kasus hemoroid dan episiotomi.
9. Kerusakan motorik dan sensorik
Kerusakan pada sistem sensoris dan metoris dapat mempengaruhi proses defekasi karena dapat menimbulkan proses penurunan stimulasi sensoris dalam berdefekasi.hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada tulang belakang ataukerusakan saraf lainnya.